18.000 Unit Trailer Mogok Di Tanjungpriok, Ekonomi Nasional Terancam
MULIA SEMBIRING. TANJUNGPRIOK. Sejak hari ini , kendaraan truk trailler yang dinaungi Organda DKI Jakarta melakukan aksi mogok operasional masuk dan keluar Pelabuhan Tanjung Priok. Aksi mogok ini adalah sebagai protes atas kebijakan PT. Pelindo atau Indonesia Port Coorporation (IPC) terkait rencana IPC menurunkan sekitar 2.000 unit trailler untuk melayani operasional di dalam Pelabuhan Tanjungpriok. Diperkirakan 18.000 trailer mogok hari ini.
IPC rencananya akan memonopoli bidang transportasi dan lain-lainnya di Pelabuhan Tanjungpriok. Selain armada trailler IPC tidak ada yang diperbolehkan beroperasi di dalam pelabuhan. Aksi mogok yang dilakukan hari ini adalah untuk memperotes IPC agar tidak meneruskan rencananya. Jika diteruskan, perusahaan-perusahaan angkutan trailler ini akan bangkrut. Mereka tidak akan menerima pesanan pengangkutan barang lagi bila monopoli dari IPC berlangsung. Riibuan karyawan menggunakan sepeda motor melintasi Jl.Tole Iskandar. Macet total, sweeping masuk kawasan pabrik (Foto: Mulia Sembiring)[/caption]