Beranda / Kebutuhan Pendidikan Anak Pengungsi Sinabung Sangat Mendesak Kebutuhan Pendidikan Anak Pengungsi Sinabung Sangat Mendesak Kesehatan Lingkungan · 28 Desember 2013 ITA APULINA TARIGAN. KABANJAHE. Sejak bulan Oktober 2013, Posko GBKP telah memfasilitasi para pengungsi yang masih pelajar agar dapat terus bersekolah. Salah satunya adalah dengan menyediakan sarana pengangkutan antar jemput dari tempat pengungsian dan ke sekolah. Saat ini ada sekitar 150 orang pelajar SD, SMP dan SMA yang difasilitasi dengan pengangkutan antar jemput ini ke Simpangempat. Demikian disampaikan Sekretaris Posko Pengungsi GBKP, Pdt. Rosmalia Barus, kepada Sora Sirulo di Posko GBKP, Kabanjahe . Menurut bu pendeta ini, selain bahan makanan, kebutuhan pendidikan pada anak-anak pengungsi saat ini perlu ditanggapi dengan segera. Beberapa waktu lalu, GBKP juga sudah memberikan bantuan kepada para mahasiswa pengungsi sebanyak 464 orang dengan memberikan Rp 800 ribu/ orang/ bulan. “Kita juga menyurati universitas tempat mereka belajar dan mengajukan permohonan agar mahasiswa bersangkutan dapat diberi keringanan. Puji Tuhan, beberapa universitas langsung memberikan tanggapan positif. Seperti Universitas Diponegoro dan Methodist, mereka melakukan cek ke panitia Posko dan langsung memberikan keringanan,” kata Pdt. Rosmalia. Kesulitan para pelajar ini karena orangtua mereka tidak bekerja dalam 3 bulan terakhir ini. “Jika boleh bersuara, sebaiknya pemerintah, khususnya Kementrian Pendidikan, harus punya program nasional untuk masyarakat yang terkena bencana, terkait dengan keringanan dalam hal pendidikan,” harapnya. Iklan