Kerja Tahun Bogor 2013 (bagian — Sorasirulo
Sorasirulo

Kerja Tahun Bogor 2013 (bagian

Budaya ·
Laporan: Mulia Sembiring (Sora Sirulo Depok) Penampilan tarian tradisional Karo persembahan putra putri Persadan Muslim Karo Bogor[/caption]

Tidak ada acara motong atau masak besar maupun membuat cimpa, tape atau rires . Semuanya dipusatkan satu gedung. Acara yang berlangsung adalah sebagai berikut.

Siang Hari

Lomba masak masakan khas Karo per merga-merga (Gule nurung emas, Terites/ Pagit-Pagit, nggule daging, bohan-bohan, rires, manok, dll.); Lomba tari tradisional Karo (Lima Serangkai, Terang Bulan, Piso Surit, dll.) yang diperagakan oleh anak-anak sampai dewasa. Makan siang dilaksanakan secara bersama yang disediakan oleh panitia lewat pengusaha catering khas masakan Karo Pa Kibod dan juga mencicipi makanan yang diperlombakan.

Menjelang Magrib, acara rehat sebentar untuk persiapan acara ke 2, Pagelaran musik Karo dan Perkolong-kolong.

Malam Hari

Acara dimulai dengan pagelaran musik yang dibawakan oleh Alan Dani Sitepu dengan trionya serta dilanjutkan oleh adu perkolong-kolong Keleng Barus dan Anita br Sembiring. Selanjutnya acara landek muda mudi per beru silima secara bergantian. Mulai dari Aron Beru Sembiring, Beru Karo, Beru Perangin-angin, Beru Tarigan dan terakhir Beru Ginting.

Saya tidak tahu mengapa urutan menari per beru seperti ini. Tapi, inilah kesepakatan panitia acara.

Setiap aron menari diiringi nyanyian perkolong-kolong secara bergantian, dilanjutkan ke pagelaran musik lagi dengan menampilkan Alan Dani Sitepu CS. Mereka menembangkan lagu-lagu lama yang sangat populer dari masa ke masa seperti Tangis Teriluh, Taneh Karo Simalem, dll. Dibawakan secara piawai yang dapat membuat penonton terhanyut seperti suasana di kampung halaman Taneh Karo Simalem.

Sekitar Pkl. 22.00 Wib, kembali adu perkolong-kolong Keleng dan Anita. Kedua pasangan perkolong-kolong ini juga dapat menghibur penonton dengan penampilan yang sangat maksimal. Padahal Keleng Barus dikabarkan baru-baru ini dalam keadaan sakit. Beliau kena gangguan penyakit gula dan jantung. Tapi, dalam penampilan kali ini, sangat luar biasa.

Sekitar Pkl. 23.00 Wib, setelah usai adu perkolong-kolong , dilanjutkan menari buat orangtua per merga-merga .

Pkl. 01.00 pagi harinya, usailah acara ini dengan masing-masing peserta membawa rasa senang dan puas atas suksesnya acara.

(Bersambung)