Kolom M.u. Ginting (swedia): Sejarah Singkat Pemekaran
Akhir tahun 1950-an sampai permulaan 1960-an ada gerakan pemekaran propinsi Sumatera Timur. Ketika itu penggerak utama ialah orang-orang Karo. Dua suku lainnya, Melayu dan Simalungun, juga memilih mendukung gerakan ini. Orang-orang Karo yang sangat antusias ketika itu, selain orang-orang politik juga sangat antusias, ialah para pengusaha Karo yang ada di Medan. Ibu Karo pedagang sayur dan gula merah di Pekan Pancurbatu (Deliserdang). Hari pekannya adalah Sabtu Click foto untuk ukuran besar (Foto: Ita Apulina Tarigan).[/caption]