Mengenal Gangguan Jiwa Untuk Hidup Lebih — Sorasirulo
Sorasirulo

Mengenal Gangguan Jiwa Untuk Hidup Lebih

Budaya ·

Oleh: dr. Lahargo Kembaren Sp.KJ

(Psikiater RS.Jiwa Dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor)

Di negeri Cina, seorang anak bayi umur 8 bulan ditusuk oleh ibunya berkali-kali sehingga harus menerima 100 jahitan karena bayi tersebut menggigit puting susu ibunya saat sedang menyusui. Seorang anak diduga membunuh ibunya dengan memutilasi tubuh ibunya di Jakarta. Seorang narapidana bunuh diri di rumah tahanan Cipinang, diduga karena beban psikologis yang berat yang harus dia terima. Seorang wanita setengah baya stres karena harus menunggui ayahnya yang sedang sakit berat berbulan-bulan. Gangguan jiwa ada di mana-mana dan bisa mengenai siapa saja tanpa memandang latar belakang dan status ekonomi serta pendidikannya.

Gangguan jiwa terjadi melalui suatu proses yang berlangsung beberapa waktu sebelumnya; bisa cepat, bisa juga lebih lambat. Apabila dideteksi dengan lebih cepat, gangguan jiwa akan lebih mudah diterapi, diobati sehingga yang bersangkutan dapat pulih dan produktif kembali.

Penyebab seseorang bisa menderita gangguan jiwa bermacam-macam atau disebut multifaktorial, yaitu :