Beranda / Nenek Jompo Meradang Tak Kebagian Nenek Jompo Meradang Tak Kebagian Budaya · 16 Juli 2013 Eis Kurniati dan Naris yang kecewa tidak kebagian dana BLSM.[/caption] IMANUEL SITEPU. KUTALIMBARU. Dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tampaknya menjadi bumerang. Tidak sedikit warga yang tergolong miskin yang tidak kebagian dana kompensasi BBM tersebut. Seperti dialami d nenek jompo warga Desa Kwala Laubicik (Kecamatan Kutalimbaru) misalnya. Mereka menyatakan kecewanya karena tak kebagian dana BLSM tersebut. Nek Naris (83) dan Eis Kurniati (76), keduanya sudah lama menjanda. Mereka menyatakan dirinya tidak ada menerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang diberikan pemerintah melalui aparat desa bernama Rahmat Sembiring selaku perangkat Desa Kwala Laubicik. “Kami tak kebagian dana BLSM, padahal sebelumnya kami menerima Raskin dan mendapat kartu Jamkesmas. Namun sekali ini kami tidak mendapat uang dari pemerintah karena tidak punya KPS,” ujar keduanya mengaku nafkahnya dibantu anak-anaknya dan tinggal di Dusun Tembengen ini. Sementara Rahmat Sembiring ketika ditemui di kantor Camat Kutalimbaru membenarkan masalah BLSM menjadi bumerang di mana-mana. "Yang melakukan pendataan bukan pemerintah desa tapi Badan Pusat Statistik. Jadi, yang tidak kebagian KPS untuk mencairkan BLSM, kita data saja. Habis bagaimana kita buat?” ujar Taufik singkat. Iklan