Perbandingan Nasdem--golkar Dengan
Kasus menarik, perebutan Ketum Golkar ARB vs SP dan analoginya dengan gerakan KBB (Karo Bukan Batak). Fakta menunjukkan bahwa SP kalah dan ARB jadi ketum. Tapi SP tidak memiliki mentalitas kalah, sebaliknya dia punya jiwa kepanglimaan. Dia tahu, kalau dia terus di Golkar dia akan tenggelam di bawah bayang-bayang ARB dan pendukungnya. Pada ujungnya, karir politiknya akan habis. Karena itu SP dan pendukungnya menggagas Nasdem yang pada awalnya juga mendapat kritikan dan cibiran di sana-sini, tapi SP jalan terus.
Sekarang kita melihat Nasdem sebagai partai peserta Pemilu sudah memiliki apa yang disebut dalam politik sebagai "bargaining", daya tawar politik. SP dan Nasdem sudah "memiliki sesuatu" sehingga berbagai pihak merapat ke dia, termasuk ARB yang dulu seterunya. Penampilan Sanggar Sirulo yang menduetkan kulcapi dengan biola diiringi oleh gung, penganak, gendang singindungi/ singanaki dan ketteng-ketteng di HUT Mamre GBKP, Sibolangit[/caption]