Puisi:
Oleh: Nancy Meinintha Brahmana (Serpong) kekasih hati ibu, tidak ada seorangpun yang menginginkan lahir ke dunia tak juga ibu, dulu, tak juga kau namun kita ada, hidup dan terlahir dari cinta begitulah sayang, setidaknya cinta Tuhan yang menyetujui kita hidup dalam lingkup pikir, angin dan benda maafkan ibu, kebahagiaan dunia bukanlah tempat kita kita hanya perantau dengan kemah pasang darurat tanah air kita di surga, sayangku rumah kita sedang ditata dunia memandang kita dari ujung kaki sampai ujung kepala tiada intan dan berlian cibiran adalah pelajaran pun tidak ada kekuatan hidup cintaku, yang ibu wariskan hanyalah Satu Nama jalan kiri dan kanan adalah kehendak ingatlah tujuan penciptaan engkau ada agar di mana ibu berada engkaupun berada dan kasih kita sempurna di sana 26-5- 13 Perjuman Talinkuta, Karo (Foto: Yanta Surbakti)[/caption]