Puisi: Di Jalan Penuh
Budaya ·
Oleh: Mustahari Sembiring (Jakarta) Sejak setahun lalu, aku menantimu diujung kesadaran ini mengatakan warna sejatinya diri, apa adanya hati Jalan sudah lama nyata, sesingkat siang merebut malam kita mengenalnya jangan lepaskan genggaman, tetap teguh pada tujuan Hampir tiba saatnya, menuai ladang yang telah menguning yakinkan hati turut memanen buah kesengsaraan masa silam kita putihkan dalam serangkaian amal kebajikan Duh Gusti Pangeran Welas asih, Siapkan wadah, berikan kaidah, teguhkan ibadah mampukan lidah bicara bijak, pilihkan nuansa tetap cerah mewarnai sisa hidup dijalan penuh berkah.....