“3 Nafas Likas" Siap Syuting & Merilis Teaser Poster
Pada kesempatan tersebut, Oreima Films juga merilis teaser poster pertama film arahan sutradara peraih Piala Citra, Rako Prijanto , yang berjudul 3 Nafas Likas . Teaser poster ini memperlihatkan wajah Atiqah Hasiholan sebagai Likas dalam tiga warna yang mewakili tiga masa yang akan dilalui oleh karakternya. Teaser poster juga menampilkan tagline film yang berbunyi “ Untuk Siapa Kau Bernafas ”, menggambarkan maksud judul film.
3 Nafas Likas bercerita tentang seorang perempuan istimewa bernama Likas yang menjalani sebuah kehidupan luar biasa. Likas kemudian berhasil meraih berbagai pencapaian dan keberhasilan, karena ia memegang teguh tiga janji yang pernah diucapkannya kepada tiga orang terpenting dalam hidupnya. Janji-janji itu selalu berada dalam setiap tarikan nafasnya. Nafas yang memberikan ruh dalam setiap tindakan, serta keputusannya.
Kisah dalam film ini berlatar belakang beberapa periode waktu, mulai dari era 1930-an hingga tahun 2000. Juga melalui beberapa kejadian penting di Indonesia, mulai dari perang kemerdekaan, pergolakan revolusi, hingga masa kejayaan perekonomian Indonesia.
3 Nafas Likas akan mulai menjalani proses syuting pada tanggal 26 April 2014, di beberapa wilayah di Sumatera Utara, terutama di daerah Karo yang menjadi seting utama cerita. Proses syuting yang akan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, juga akan menjalani syuting di Jakarta dan Ottawa, Kanada.
Dalam acara syukuran dan konferensi pers pertama sebelum syuting, produser Reza Hidayat dari Oreima Films mengungkapkan bahwa kisah di film 3 Nafas Likas adalah berdasarkan kisah nyata (based on true story ) dari tokoh bernama Likas Gintings.
Karakter yang diperankan oleh Atiqah Hasiholan ini pun masih hidup dan saat ini sudah berusia 90 tahun pada bulan Juni nanti. //
“Kisah di 3 Nafas Likas ini memang merupakan based on true story , berdasarkan kisah cinta Likas Gintings dan bapak Djamin Gintings, yang merupakan seorang tokoh militer berpangkat letnan jenderal. Beliau telah meninggal pada tahun 1974, saat menjabat sebagai duta besar Indonesia untuk Kanada. Kami mengangkat kisah ini atas persetujuan keluarga besar Djamin Gintings,” ujar Reza Hidayat saat ditemui wartawan di acara syukuran.
Keluarga besar Likas dan Djamin Gintings yang diwakili oleh Riahna Djamin Gintings, menuturkan bahwa mereka memang ingin mempersembahkan film ini sebagai kado untuk kedua orangtua mereka. Keputusan mereka untuk bekerjasama dengan Oreima Films dan Rako Prijanto, berdasarkan pertimbangan filmografi Rako Prijanto yang impresif.
“Saya mewakili keluarga besar ingin mempersembahkan film ini sebagai kado untuk kedua orang tua kami. Mereka berdua, terutama ibu saya, memiliki kisah yang menurut kami patut dibagi ke khalayak umum. Ini bukan hanya sekadar kisah keluarga, melainkan sebuah kisah universal yang bisa diterima oleh seluruh penonton Indonesia. Rako Prijanto, kami pandang sebagai orang yang tepat untuk menyampaikan kisah ini,” jelas Riahna yang juga menjabat sebagai executive producer di 3 Nafas Likas . Riahna Jamin Ginting (kiri depan)[/caption]
Untuk informasi lebih lanjut mengenai 3 Nafas Likas dan keperluan wawancara, serta berbagai materi terkait, silahkan menghubungi LIGHTS Publicist di email lightspublicist@gmail.com atau nomor telepon di +62-812-8621-5981.