Beranda / Bangso Batak Tentukan Siapa Bangso Batak Tentukan Siapa Budaya · 4 Juni 2014 BRANDY KARO SEKALI. MEDAN. Pesta Bangso Batak yang diagendakan berlangsung pada Senin 7 Juli 2014) di Stadion Teladan Medan merupakan acara yang digagas oleh pemuda-pemuda dari Toba (Batak). Akan tetapi, mereka mengklaim bahwa kegiatan ini didukung oleh 5 puak Batak dimana Suku Karo disebut-sebut sabagai salah satunya. Menurut rencananya, panitia akan mengadakan berbagai acara, diantaranya Pegelaran Seni Budaya dan Tradisi Batak 4 puak, deklarasi Hari Kebangkitan Generasi Muda Batak dan Budaya Batak, Deklarasi Pelantikan Forum Generasi Muda Batak (FGMB), pemberian penghargaan kepada penggiat budaya dan dan tokoh adat Batak 5 puak. Acara ini juga akan dihibur oleh berbagai artis serta seniman daerah dan ibukota. Mengingat selama ini kebanyakan orang Karo sangat tidak nyaman disebut sebagai bagian dari Batak, beberapa pemuda Karo di dunia maya mempertanyakan keberadaan kegiatan Pesta Bangso Batak melalui laman grup kegiataan ini di Facebook. Ketika ditanyakan siapa saja orang Karo yang turut mendukung kegiataan Pesta Bangso Batak, beberapa orang yang diduga turut dalam kepanitiaan acara ini tidak dapat menjawab dengan jelas. Pada awalnya disebutkan ada orang Karo yang mendukung bernama Juanra Ginting. Tapi, ketika diklarifikasi siapa yang bernama Juanra Ginting itu, pihak pengelola grup facebook kegiatan Pesta Bangso Batak tidak memberikan jawaban apa-apa. Kemudian disebutkan pula bahwa ada beberapa dosen Fakultas Sastra USU yang orang Karo turut mendukung kegiatan mereka. Tapi ketika dipertanyakan siapakah nama dosen tersebut, juga tidak dijawab oleh pengelola Facebook Bangso Batak ini. // Kini beberapa pemuda Karo yang mencoba mengklarifikasi terkait kegiatan Pesta Bangso Batak yang mengikutsertakan Suku Karo telah diblokir dari grup Facebook tersebut. Beberapa status pemuda Karo yang mempertanyakan pengklaiman Karo sebagai bagian dari Pesta Bangso Batak juga telah dihapus. Sejauh ini belum diketahui secara pasti tujuan dan manfaat dari kegiataan Pesta Bangso Batak tersebut. Apakah Pesta Bangso Batak ini juga ada kaitannya dengan kegiatan politik praktis dengan mengatasnamakan dukungan dari semua suku yang mereka katakan bagian Bangso Batak? Sejauh ini juga tidak diketahui secara pasti, mengingat belum ada klarifikasi resmi yang didapatkan dari pihak terkait. Sebagaimana diketahui dari pemberitaan sebuah media masa terbitan Medan sebelumnya, tak ada seorangpun yang orang Karo ada di dalam kepanitiaan. “Ketika kita mengatakan Karo Bukan Batak, mereka marah-marah dan mengatakan kita begu ganjang yang lepas dari kandang. Apa mereka yang menentukan siapa sebenarnya Karo atau orang Karo harus mendengar wejangan dari orang-orang bukan Karo tentang siapa sebenarnya Karo?” Kata seorang merga Tarigan kepada Sora Sirulo dengan wajah kusam. Iklan