Jangan Sebut Aku Gila! Bantu Dan Obati Orang Dengan — Sorasirulo
Sorasirulo

Jangan Sebut Aku Gila! Bantu Dan Obati Orang Dengan

Budaya ·
Jangan Sebut Aku Gila! Bantu Dan Obati Orang Dengan
Oleh: Dr. Lahargo Kembaren SpKJ (Psikiater di RS Jiwa Dr. H. Marzoeki Mahdi, Bogor) GILA ! Begitulah biasanya masyarakat memberikan label pada orang-orang yang memiliki masalah kejiwaan. Julukan seperti ini memberikan stigma bagi orang dengan masalah kejiwaan. Tidak jarang mereka yang mengalami gangguan ini menjadi enggan berobat ke psikiater atau rumah sakit jiwa karena takut disebut orang G*LA. Padahal yang disebut masalah kejiwaan ini banyak sekali, salah satunya adalah yang disebut gangguan psikotik atau skizofrenia. Ini ditandai dengan gejala-gejala seperti: mendengar suara-suara bisikan, melihat bayangan yang menyeramkan, ketakutan yang luar biasa, memiliki pikiran yang aneh/tidak wajar. Di beberapa kebudayaan sering sekali hal-hal di atas dianggap sebagai suatu kerasukan / kemasukan dan pengobatannya adalah dengan membawa yang sakit ini ke dukun/ ’orang pintar’. Apabila sudah sangat mengganggu sering kali orang ini dipasung, diikat, dikurung untuk menghindarkannya dari perilaku yang berbahaya. Secara ilmu psikiatri modern, sebenarnya gejala ini termasuk suatu gangguan jiwa yang disebut Skizofrenia. Skizofrenia adalah suatu gangguan jiwa berat yang ditandai dengan terjadinya perubahan sikap, perilaku dan emosi dari orang yang terkena. Biasanya kita sering melihat ‘orang gila’ (maaf istilah ini sudah tidak dipakai, kita bisa menyebutnya orang dengan masalah kejiwaan =ODMK) di jalanan, tidak berpakaian, kumal, mengoceh sendirian, jalan tak beralaskan apa-apa. Ya, itu adalah merupakan gejala skizofrenia yang sudah sangat berat. Apa saja sebenarnya gejala skizofrenia ini? Berikut ini penjelasan yang dapat membuat kita lebih mengenal apa saja gejala dari Skizofrenia :