Kenangan: Nini
Oleh: Tiara Sutari (Bandar Lampung)
Walau samar-samar, tapi ada beberapa kegiatan nenek dan besannya yang masih saya ingat. Menurut saya, tatacaranya beda dan tidak serumit Hindu Bali. Saya pernah menyaksikan upacara pemanggilan roh orang-orang yang sudah meninggal, erpangir (upacara keramas), dan lain sebagainya. Sayang, saya tidak bisa menyaksikan saat nenek dikubur dan beberapa tahun kemudian ada upacara pengangkatan tengkorak dari kuburannya. Saat mengunjungi Nini Biring di Pancur Ido (Binjai) (1982). Penulis ke 2 dari kiri.[/caption]