Kesehatan Jiwa: Waspada Gangguan Stress Pasca Trauma Bencana
Bencana alam saat ini menghantui hampir seluruh wilayah di Indonesia, mulai dari banjir, gunung meletus, gempa, dll. Kejadian ini tentunya menyebabkan trauma yang mendalam bagi mereka yang mengalaminya. Hidup dalam pengungsian juga bukanlah hal yang menyenangkan untuk dijalani. Apabila trauma ini tidak cepat diatasi maka dapat timbul suatu gangguan kejiwaan yang disebut sebagai Gangguan Stres Pasca Trauma yaitu suatu keadaan yang timbul sebagai respons berkepanjangan dan/atau tertunda terhadap kejadian atau situasi yang bersifat stresor katastrofik, sangat menakutkan, yang cenderung menyebabkan penderitaan pada hampir semua orang (misalnya perang, gempa bumi, kecelakaan berat, menjadi korban penyiksaan, terorisme, dan perkosaan).
Pasien mengalami suatu peristiwa yang sangat traumatik (stresor katastrofik). Setelah itu, pasien berulang kali, mengalami episode bayangan-bayangan traumatik tersebut (flashback ). Bayangan traumatik itu dapat muncul saat terjaga atau dalam mimpi. Pasien juga mengeluh mengalami gangguan tidur.
Trauma secara sederhana dapat diartikan sebagai luka yang sangat menyakitkan. Pengalaman Traumatis, secara psikologik berarti pengalaman mental yang mengancam kehidupan, dan melampaui ambang kemampuan rata rata orang untuk menanggungnya. Peristiwa tersebut dapat dialami sendiri atau menyaksikan (terlibat langsung) dalam peristiwa tersebut. Pengalaman traumatis mengakibatkan perubahan yang drastis dalam kehidupan seseorang. Pengalaman traumatis mengubah persepsi seseorang terhadap kehidupannya. Pengalaman traumatis dapat mengubah perilaku dan kehidupan emosi seseorang. Reaksi individu dalam menghadapi pengalaman traumatis berbeda-beda tergantung dari berbagai faktor yaitu:
- Berat dan jenis paparan trauma
- Ciri Kepribadian
- Dukungan dari keluarga
- Respons komunitas/budaya
Seseorang yang mengalami peristiwa traumatis, kehilangan dan dukacita yang luar biasa, menurut Kubler Rose akan melampaui beberapa pentahapan respons mental, yaitu:
1. Keterkejutan dan penyangkalan
2. Kemarahan
3. Tawar menawar
4. Keputusasaan
5. Penerimaan
Termasuk dalam peristiwa traumatis adalah:
- Bencana alam
- Konflik berkekerasan
- Penyiksaan
- Pemerkosaan
- Kecelakaan yang mengerikan
- Peristiwa-peristiwa yang mengancam kelangsungan hidup
Peristiwa-peristiwa traumatik yang mengerikan dan mengancam kelangsungan hidup merupakan pengalaman traumatis yang menimbulkan distres dan gejala-gejala pasca trauma. Perubahan berbagai aspek kehidupan, kerusakan harta benda, kehilangan orang-orang yang dicintai, membutuhkan daya adaptasi yang luar biasa. Anak-anak Sinabung di Posko Pengungsian Perbesi (Kecamatan Tigabinanga) saat mengikuti program penangananan pasca trauma (Foto: HERLINA SURBAKTI)[/caption]
Gejala-gejala Gangguan Stres Pasca Trauma antara lain adalah :