Kolom M.u. Ginting: Aqua Dan Lembah
“Ada pula poin yang menyatakan bahwa stakeholders tidak mempunyai hak maupun kewajiban. Kepala Desa Doulu menolak menandatangani MoU tsb. Ketika giliran pejabat-pejabat yang lain tidak ada satupun yang bersedia menandatangani," tulis Herlina di SoraSirulo.Com .
Betapa congkaknya orang-orang Aqua ini. MOU Aqua ini didominasi oleh orang-orang Batak di Aqua. Apakah karena Karo dianggap Batak?
Nama-nama seperti: Kepala CSR Aqua: Erson Siringo-ringo (sebelumnya: Johnson Hutabarat) Kepala SOI Aqua (Source of Indonesia): seorang wanita bernama I. Nababan, Darman Lubis Forum Masyarakat Lembah Sibayak: Silalahi dan Perkasa Surbakti Penentang MOU: Amos Ginting, Jenni Ginting (keduanya kepala desa setempat). Pembodohan Karo di Doulu[/one_third]
Untuk menghindari kecongkakan dan pembodohan Karo di Doulu oleh Aqua yang didominasi oleh orang-orang Batak Aqua, perlu ditulis plank besar di jalan masuk Doulu betuliskan KARO BUKAN BATAK. Dengan begitu orang-orang Aqua/ Pusat mengerti bahwa pengangkatan personal Aqua salah kaprah karena diserahkan ke suku bukan Karo. SOI bukan Source of Indonesia tetapi SOURCE OF KARO. Faktanya jelas SDA Karo.
Kalau Aqua tak bermanfaat bagi Karo, khususnya desa sekitarnya, Aqua ditutup saja dan dibuka kembali oleh orang-orang Karo penduduk asli.
Herlina Surbakti (Miss Karo) banyak berjasa dalam memperkenalkan persoalan ini ke dunia luas, terutama bagi kita orang-orang Karo yang selama ini belum pernah mendengar bagaimana orang-orang Batak dan Aqua membodohi rakyat Karo sekitar Aqua itu. Jangan lupa pembodohan yang sudah terjadi seperti Desa Kuta Pengkih, mau mengubah nama Tahura jadi Sisingamangaraja dan asak-asak lembu lainnya.
Pertinggi kewaspadaan, pacakkan plank KARO BUKAN BATAK di Doulu. Ethnic Competition a dalah riil, bukan hanya dalam teori. Siapa mendominasi siapa dan siapa yang bakal survive (bertahan hidup) atau siapa yang bakal punah. Sayangnya justru terjadi di daerah ingan pusung ndabuh orang Karo sendiri!
Kita tak perlu mengikuti jejak Pakpak dan Simalungun jadi tamu di tanah ulayatnya sendiri.