Kolom M.u. Ginting: Isis Dan
Kesimpulan dan analisa bagus dari Wakil Ketua KNPI Pamekasan Aziz Maulana terkait ISIS di Indonesia seperti di bawah ini:
1.”Mencurigai gerakan Islamic State of Irak and Syria (ISIS) yang dikabarkan marak berkembang di Indonesia akhir-akhir ini upaya propaganda pihak asing. Hal ini untuk menciptakan suasana tidak kondusif di Indonesia.”
2. ” Ormas Islam terbesar di Indonesia, seperti Nadhlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sudah menganggap bahwa NKRI adalah harga mati.”
3. "Jika kemudian isu yang berkembang gerakan ISIS mengkhawatirkan, ini kan jelas sangat tidak masuk akal," kata Azis.
4. ”Di Indonesia, memang ada sebagian umat Islam yang menginginkan Indonesia membentuk negara Islam. Akan tetapi, keinginan kelompok itu hanyalah sebatas keinginan dan tidak didukung oleh kekuatan politik yang memadai.”
5. "Hemat kami, memang tidak salah menangkal paham radikal yang berlebihan itu, akan tetapi yang juga perlu dicermati adalah kemungkinan adanya kepentingan asing di balik bergulirnya isu ISIS ini," Kekuatan Asing[/one_third]
Analisa dan Pencerahan dengan argumentasi ilmiah/fakta yang gampang dimengerti masyarakat seperti di atas, adalah senjata utama melawan KEGELAPAN, yaitu usaha-usaha tersembunyi pihak tertentu kekuatan asing (penggagas WORLD ORDER) untuk menciptakan suasana tak kondusif dan merongrong dengan menggunakan kelemahan dan imbangan kekuatan dalam masyarakat seperti golongan Islam ’radikal’. Walaupun jumlahnya sangat sedikit tetapi ada. Dengan menggunakan suasana tak kundusif atau perpecahan, mereka bisa mempengaruhi atau mengendalikan KEKUASAAN satu negeri untuk sepenuhnya menguasai politik dan ekonomi negeri bersangkutan terutama SDAnya.
Partisipasi publik bikin opini terbuka mengenai semua bentuk kegelapan, mendorong diskusi dan debat (ilmiah) di kalangan masyarakat atau seperti Snowden bilang sehubungan dengan penelanjangan dokumen NSA. Dia menginginkan supaya seluruh dunia mulai memperluas diskusi dan debat transparan: "Among citizens around the globe about what kind of world we want to live in ." Mengungsi karena takut ancaman pembantaian oleh ISIS[/caption]