Kopi Darat Anggota Jms Bawa Inspirasi — Sorasirulo
Sorasirulo

Kopi Darat Anggota Jms Bawa Inspirasi

Budaya ·
Kopi Darat Anggota Jms Bawa Inspirasi

ALEXANDER FIRDAUST. BERASTAGI. Ajang pertemuan sekaligus ´kopi darat´ para anggota grup facebook Jamburta Merga Silima (JMS) berlangsung semarak dan beri harapan baru untuk kegiatan-kegiatan nyata ke depannya terkait upaya mengangkatkan Karo ke dunia lebih luas. Foto bersama sebelum berpisah[/caption]

Pertemuan ini dihadiri 30 anggota JMS yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Surabaya, Jambi, Aceh Tenggara, Berastagi, Medan dan bahkan ada yang datang dari Belanda.

Dalam pertemuan ini, dibahas berbagai strategi maupun langkah-langkah yang akan ditempuh untuk memperkenalkan Suku Karo, baik ke dalam untuk sesama Karo maupun ke luar Karo di tingkat nasional maupun internasional.

Berbagai rencana dan strategi yang berhasil digagas dalam pertemuan tersebut, diantaranya mengupayakan keberadaan media Karo, memaksimalkan seni pertunjukan Karo, menerapkan pendidikan karakter kepada pemuda Karo, sekaligus mengadakan berbagai pameran/ penampakan terkait dengan Suku Karo.

Sebagai inti dari semua topik yang dibahas adalah menegaskan bahwa Suku Karo merupakan suku yang mandiri dan berdiri sendiri, sekaligus menumbuhkembangkan rasa percaya diri dan kebanggakan akan kinikaron di kalangan generasi mendatang.

“Selain untuk mengkonfirmasi Kekaroan, pertemuan ini akan membawa harapan untuk Karo masa depan yang dicita-citakan," kata Kikin Tarigan yang datang dari Aceh Tenggara ke pertemuan ini.

Kikin juga menyampaikan rasa ketertarikannya terhadap inisiatip diadakannya pertemuan ini.

“Melalui pertemuan seperti ini selalu ada kesepakatan atas segala perbedaan melalui diskusi dunia maya yang sudah berlangsung selama ini. Menarik, dari setiap perjumpaan, selalu akan ada basic line kesepakatan atas segala perbedaan di dunia maya. Tentu karena perjumpaan yang saya lakukan tidak hanya dengan kawan segagasan di dunia maya, namun tidak jarang justru dengan seteru gagasan," ujarnya dalam menekankan bahwa kesepakatan tidak harus terjadi pada orang-orang yang memiliki gagasan yang sama.

Dalam pertemuan tersebut Kikin mengingatkan konsep siangkan yang dipopulerkan oleh Juara R. Ginting di milis tanahkaro sebagai basic line untuk meretas perbedaan dan perselisihan atas pengakuan dan eksistensi dalam keunikan pribadi maupun kelompok yang tentunya akan berdampak terhadap harapan keberadaan Karo yang lebih baik di masa mendatang.