Panandatanganan Mou Aqua Doulu
Nama saya Herlina br Surbakti. Ayah saya berasal dari Rajaberneh dan ibu saya dari Doulu. Doulu adalah panteken Purba mergana , sedangkan Rajaberneh panteken Surbakti mergana yang dulunya berada di wilayah Urung Telu Kuru beribunegeri Lingga panteken Sinulingga mergana . Desa Rajaberneh dan Desa Doulu sekarang ini berada di wilayah Kecamaten Merdeka, Kabupaten Karo.
Doulu adalah ingan pusungku ndabuh (tempat kelahiranku) dan ibuku berasal dari kuta ini. Sayapun termasuk penduduk desa ini. Jadi, oleh karena itulah, saya menjadi tertarik untuk mengetahui proses penandatanganan MOU ini. Kepala Desa Rajaberneh saat membaca butir-butir MoU[/caption]
Beliau juga mengatakan: ”Kami memang bodoh, tapi jangan pulalah kalian membodoh-bodohi kami."
Ketika saya makan siang di kedai nasi Rajaberneh seorang penduduk desa memberitahu saya bahwa semua ikan lele yang ditabur di kolam mati sesudah 4 hari. Menurut ibu itu, mereka sudah memberi tahu bahwa ikan lele tidak akan hidup di Lembah Sibayak. Kepala Desa Doulu saat menaytakan menolak menandatangani MoU[/caption]
Aqua dan Warga Doulu (Bagian 1)
Aqua dan Warga Doulu (Bagian 2) // //