Pemuda Karo Medan Kunjungi Istana — Sorasirulo
Sorasirulo

Pemuda Karo Medan Kunjungi Istana

Budaya Pariwisata ·
Pemuda Karo Medan Kunjungi Istana
Di Giriten Nini Mariam Puntung (klik foto untuk ukuran besar)[/caption]

ALEXANDER FIRDAUST. MEDAN. Puluhan Pemuda dan Mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Medan yang menamakan diri Pemuda Karo Medan (PKM) mengunjungi Istana Maimun di Jl. Brigjen Katamso Medan . Tujuan kunjungan PKM ke Istana Maimun ini dalam rangka melihat salah satu situs Karo yang berada di areal seputaran istana, yaitu bangunan geriten yang dipergunakan sebagai tempat Meriam Puntung.

Seperti diketahui, bangunan geriten yang mirip dengan rumah adat Karo tersebut secara turun temurun sudah terdapat di lingkungan Istana Deli. Konon, menurut kabarnya, geriten ini dibangun oleh para Raja Karo yang dipergunakan sebagai hadiah kepada Sultan Deli atau tepatnya dari pihak kalimbubu kepada pihak anak beru . Dalam hal ini, raja-raja Karo, khususnya pihak Datuk Sunggal adalah pihak kalimbubu /ulun jandi dari pihak kesultanan Deli.

Kedatangan Pemuda Karo Medan ke Istana Maimun disambut baik oleh pihak istana yang diwakili oleh Tengku Bohar. Pria yang mengaku bermerga Sembiring dan menikah dengan beru Tarigan Tambak tersebut menyatakan, baru pertama kali inilah ada sekelompok pemuda Karo yang berkunjung ke Istana Maimon.

"Sudah lama kami pihak Istana Maimun menantikan kedatangan masyarakat Karo untuk melihat geriten nini Meriam Puntung ini. Baru kalianlah yang pertama kalinya berkunjung. Selaku pihak Istana, kami sangat mengapresiasi kedatangan abang dan adek semuanya," ujarnya.

Sementara itu koordinator Pemuda Karo Medan (Denh Sembiring Maha) mengaku, kunjungan yang dilakukan ke Istana Maimun adalah dalam rangka memupuk kecintaan dan kepedulian generasi muda akan peninggalan sejarah budaya, khususnya sejarah keberadaan Suku Karo di Kota Medan dan salah satunya terdapat di lingkungan Istana Maimun dengan keberadaan geriten Karo di sana. Di dalam Istana Maimun (klik foto untuk ukuran besar)[/caption]

"Kunjungan Pemuda Karo Medan yang kita lakukan ke Istana Maimun adalah dalam rangka memupuk kecintaan dan kepedulian generasi muda akan peninggalan sejarah budaya, khususnya sejarah keberadaan Suku Karo di Kota Medan," ujar Denh Maha kepada Sora Sirulo.

Lebih lanjut Denh Maha juga mengungkapkan, kunjungan Pemuda Karo ke Istana Maimun adalah sekaligus ingin mengetahui lebih lanjut tentang keterkaitan Suku Karo dengan Suku Melayu Deli.

"Selama ini kita mengetahui antara Suku Karo dan Melayu Deli masih memiliki hubungan darah. Oleh sebab itu, kedatangan kita ke Istana adalah sekaligus memperjelas hubungan antara Suku Karo dan Melayu Deli itu," ujarnya.

Mendampingi Pemuda Karo Medan, beberapa pemerhati Karo juga turut hadir dalam kunjungan tersebut, diantaranya Steven Amor Tarigan dan Suyato Tarigan. Keduanya juga tampak sangat antusias dapat hadir bersama Pemuda Karo Medan untuk melihat keberadaan geriten dengan arsitektur rumah adat Karo yang terdapat di lingkungan Istana Maimun

//

//