Penjala Ikan Ditelan Sungai
IMANUEL SITEPU. TIGA JUHAR. Dikabarkan hilang 3 hari lalu, tepatnya , tubuh Darmansah Sitepu (21) seorang penjala ikan warga Dusun 3 Desa Tiga Juhar (Kecamatan Senembah Tanjung Muda Hulu/ STM Hulu) belum juga ditemukan. Padahal, ratusan warga dari beberapa desa, Tim SAR, personil Polsek Tiga Juhar, Koramil dan Paranormal telah dikerahkan mencari Darmansah Sitepu yang diduga hanyut terbawa arus saat menjala ikan di Sungai/Lau Belume bersama 4 rekannya. Orangtua korban dan sanak keluarga tampak terus menangis di pinggir sungai, karena tubuh anaknya Dermansah Sitepu tak kunjung ditemukan. Menurut informasi yang diperoleh Sora Sirulo di lapangan , pada hari kejadian , Darmansah beserta keempat temannya Ardi Tarigan (35) warga Desa Rumah Sumbul, Dede Perangin-angin (19) warga Tiga Juhar, Unyil Perangin-angin (20) warga Desa Rumah Sumbul, dan Toki Ginting (17) warga Desa Rumah Sumbul (Kecamatan STM Hulu) berencana menjaring ikan di Lau Belume melalui jembatan Luhung (Luhung = lobang dalam bahasa Karo, Red.). Begitu tiba di alur sungai, kelimanya menebar jaring. Setelah mendapat banyak ikan, mereka sepakat untuk pulang. Namun, karena jalan yang harus dilalui cukup terjal, Darmansah Sitepu bersama Ardi Tarigan memilih mengambil jalan alternatif dengan mengikuti alur sungai. Beg itu ketiga teman korban sampai di daratan, mereka pun memilih menunggu Darmansah dan Ardi di ujung jembatan. Mirisnya, sampai Pkl. 22,00 wib malam ditunggu, Darmansah Sitepu dan Ardi Tarigan tidak muncul. Karena hari sudah larut malam, dan perut ketiganya juga sudah keroncongan, mereka memilih pulang dan sekalian memberitahukan kepada kedua orangtua Dermawan dan Ardi. Mendapat kabar dari ketiga3 rekan korban, seketika itu juga Pirman Sitepu (Ayah Darmansah) dan Jaman Tarigan (Ayah Ardi) tersentak dan memberitahukan kepada warga sekitar supaya melakukan pencarian. Malam itu juga, warga langsung melakukan pencarian sejauh 6 Km. Esoknya , Ardi Tarigan akhirnya ditemukan. Ditemukanya Ardi karena salah satu warga mendengar Ardi teriak minta tolong dari bawah sungai di bawah jembatan menuju Desa Sipinggan setinggi 130 meter. Dari bawah sungai, Ardi juga berteriak meminta kepada warga agar melemparkan nasi karena Ardi mengaku sudah kelaparan. Mendengar teriakan Ardi, warga langsung turun ke dasar sungai. Begitu ditemukan, sekira jam 12.30 wib, Ardi lansung dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mengobati luka yang terkena bebatuan. Ardi pun mengatakan kalau Darmansah Sitepu telah hanyut terbawa arus yang tiba-tiba meluap. Sementara menurut Ardi, ia dapat bertahan sehingga tidak terbawa arus karena bertahan di akar-akar yang menjulur di tepi sungai. Mendapat penjelasan Ardi, Penyisiran pun terus dilanjutkan untuk mencari Darmansah Sitepu, Namun, tetap tidak membuahkan hasil. Bahkan, untuk menemukan tubuh Darmansah, orangtuanya telah meminta bantuan paranormal. Pencarian Terus hingga Kamis Malam[/one_third]