Beranda / Puisi: Puisi: Budaya · 30 Januari 2014 Fernando T.A. Sembiring (Depok) Hujan kembali datang Air kini mulai menggenang Ingin dia pulang, namun tak ada jalan ke lautan Meresap mungkin satu-satunya pilihan Hujan mereda, bukan tanda untuk senang Perlahan, kuperhatikan Wajah juga senyummu membayang di genangan air di halaman Uh, senyuman itu yang selalu membuatku hilang kesadaran Lalu mulaiku berangan dan ketika sadar Kenyataan selalu katakan, cintamu padaku tidak memungkinkan Akhirnya, surut air tergenang Meresap ke dalam Menyisakan dingin dan kosongnya harapan Akankah kau datang memberi kecupan? // Iklan