Beranda / Puisi: Lari Untuk Puisi: Lari Untuk Budaya · 20 November 2014 Oleh: Elisabeth Barus (Medan) Masih terngiang suara lembut itu diantara detak jantung dan hembusan angin malam diantara kerinduan dan harapan Hilang dan tak kembali rasa duka dan cinta berjalan beriring menapaki jalan berdebu hingga sulit bagiku beranjak berdiri berlari tuk kembali Indah dan mewangi menghiasi jendela hati melengkapi senja yang berlalu berharap kumampu merengkuhnya menyentuh lembut bilik hati yang rapuh hampir patah Terpaku aku diantara ilalang yang membentang terasa bayu nirwana menyentuh merayu seakan berbisik lembut dan mesra INILAH HIDUPMU, INILAH SURGAMU // Iklan