Beranda / Puisi: Sejak Saat Puisi: Sejak Saat Budaya · 17 Maret 2014 Oleh: Fernando Th. Sembiring (Depok) Sebelumnya, lihatlah sejenak ke cakrawala Sejak saat itu, Aku mulai mencintaimu Di dalamku membayang dirimu Bergerak lalu meninggalkan jejak Kulihat dan kuingat Bidang bahumu, cerminan teguh seseorang yang menanti Menanti kekasihnya datang dan beri kecupan walau dalam mimpi Indah senyummu, laksana mawar mekar di terangnya sinar Dan tatap matamu, membuatku hilang kesadaran Sejak saat itu, Rasaku tak lagi bisa kutahan Menjelma dia menjadi kata - kata di tiap malam Pernah sekali, Orang bilang rasaku hanya penasaran yang tak lama lagi hilang Namun kuanggap mereka sedang kesurupan Bagiku, kekasih, cintaku ini adalah metafora rasa Cinta ini tak lahir begitu saja, sia/sia Timbul tenggelam di kelamnya malam Kini, aku bersumpah pada ketabahan Tak akan ada yang bisa membuat atau membawa rasa cintaku hilang Bahkan hingga sengaja kau berikan aku luka Kekasih, biar kubuahi rasa ini sendiri Agar kau tau cintaku tulus tak akan putus Sejak saat itu ....... // Iklan