Ratusan Warga Namorambe Tutup Galian — Sorasirulo
Sorasirulo

Ratusan Warga Namorambe Tutup Galian

Ratusan Warga Namorambe Tutup Galian
Salah satu lokasi Galain C yang diprotes warga Namorambe[/caption] IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Dituding sebagai pemicu jalan rusak, ratusan warga 4 desa (Lubang Ido, Cinta Rakyat, Rumah Mbacang dan Rampah) )Kecamatan Namorambe) kompak menutup lokasi Galian c ilegal di desa mereka .

"Kami tidak tahan lagi, pak. Setiap hari harus melintasi jalan rusak. Belum lagi polusi debu yang ditimbulkan ratusan truk pengangkut material itu setiap hari melintas lalu lalang," kata sejumlah warga ketika ditemui oleh Sora Sirulo di Desa Rampah Baru.

Hal senada dikatakan Candra Ginting (40) salah satu warga Desa Lubang Ido. Malah kata Ginting, warga sudah beberapa kali menghimbau pihak pengusaha agar memperbaiki jalan yang rusak dan sekaligus melakukan penyiraman agar debu tidak beterbangan ke pemukiman warga. Namun, katanya, para pengusaha Galian C tidak pernah menanggapinya dengan serius.

"Sudah beberapa kali kami peringatkan, tapi mereka cuek saja. Bahkan mereka terus beroperasi hingga tengah malam. Sehingga kami warga di sini juga terganggu tidur," katanya.

Dalam hal ini, ratusan warga yang terdiri dari 4 desa tersebut sepakat akan menutup lokasi Galian C tersebut bila permintaan mereka tidak diindahkan oleh pengusaha.

"Kami juga kecewa melihat kinerja Polres Deliserdang dan Pemkab Deliserdang yang terus membiarkan Galian C di desa kami tetap beroperasi tanpa ada tidakan. Padahal, tidak ada pemasukan pemerintah dari Galian C itu. Malah sebaliknya, karena irigasi, jalan dan lingkungan dibuat rusak, sehingga kerugian negara yang malah timbul," sambung warga lainya.

Lanjut dikatakan, hal itu bukan tidak beralasan, karena mereka beroperasi secara ilegal alias tidak memiliki izin. Kalau pun ada, uang itu hanya dinikmati oknum-oknum pejabat tertentu yang masuk ke dalam kantongnya sendiri, bebernya.

Camat Namorambe drs. Edi Yusuf saat hendak dikonfirmasi di kantornya terkait aksi ratusan warga ini tidak ada di kantornya. Menurut salah satu stafnya, camat sedang sakit dan saat ini masih dirawat di rumah sakit. // //