Rekonstruksi Pembunuhan Guru Sanggar Tari, Polsek Gelar 37
Rekonstruksi yang dilakukan oleh Polsek Delitua dihadiri oleh Kapolsek Kompol Anggoro Wicaksono SH Sik MH, Kanit Reskrim Iptu Martualesi Sitepu SH MH, Kanit Intel Ipda Manis Sembiring, JPU Kejari Medan Boy Amalia SH dan Fais SH. Ini dilakukan dengan memperagakan 37 adegan dimana korban diperankan oleh Carles, PNS Polsek Delitua.
Dalam setiap adegan yang diperagakan, tersangka Meisad Kurniawan Harefa (18) warga Jl. Kuburan Pondok Bekala, Desa Simalingkar A (Kecamatan Pancurbatu), berawal ketika korban memanggil tersangka yang sedang melintas di depan sanggar tari milik korban .
Mereka lalu bercerita sambil jongkok di depan sanggar tari itu. Ini terlihat oleh saksi Tasroni. Puas bercerita sampai larut malam, mereka lalu naik ke lantai dua untuk tidur. Saat berada di dalam kamar, korban mengajak Harefa tidur satu bantal. Saat mereka tidur berdua, korban lalu memegang pinggul dan kemaluan korban.
Lalu, tersangka pergi ke kamar mandi lantai satu. Di sana ia melihat kereta Mamaha Mio Soul GT BK 4340 AEZ dan ingin menguasainya. Selanjutnya, dengan mengambil sebilah parang yang terletak di atas meja, pelaku kemudian naik ke lantai dua membawa parang dan selanjutnya menyembunyikannya di balik pintu kamar. Warga sekitar antusias mengikuti rekontruksi[/caption]