Sada Team Apresiasi Grup Facebook — Sorasirulo
Sorasirulo

Sada Team Apresiasi Grup Facebook

Budaya ·
Sada Team Apresiasi Grup Facebook
Elias Pranata Purba[/caption]

BRANDY KARO SEKALI. BERASTAGI. Acara diskusi dengan topik seputar gejolak anak muda Karo dalam pengembangan diri untuk melestarikan Kekaroan di Radio Gundaling 96.1 FM Berastagi tadi siang menghadirkan Sada Team sebagai nara sumber yang diwakili oleh Elias Prananta Purba, Rheya Riboe dan David Haris dari pihak Radio Gundaling. Acara ini dipandu pula oleh Winda sebagai pembawa acara.

Melalui diskusi tersebut Elias dan Rheya memaparkan tentang perlunya generasi muda bergabung dalam sebuah wadah atau komunitas seni dalam rangka pengembangan kreatifitas mereka melestarikan seni dan budaya Karo. Seperti halnya Sada Team, merupakan salah satu komunitas anak-anak muda Taneh Karo yang selama ini sangat konsen untuk mengembangkan kreatifitas mereka dalam bidang seni dan budaya.

"Selain sebagai tempat pengembangan kreatifitas di bidang seni dan budaya, wadah atau komunitas ini juga bermanfaat untuk meningkatkan rasa kecintaan generasi muda terhadap kekaroan itu sendiri," ungkap Elias.

Selain Sada Tema, beberapa komunitas seni kalangan generasi muda Karo yang sudah terbentuk, diantaranya Mejile Family yang dibentuk oleh Wisnu Bangun, Karonesia dan lainnya.

"Ini juga dapat dijadikan sebagai wadah pilihan sebagai tempat mengembangkan kreatifitas generasi muda yang dimaksudkan tersebut," ujar Elias menambahkan.

Dalam kesempatan diskusi tersebut, Elias mengungkapkan apresiasinya atas keberadaan grup diskusi facebook Jamburta Merga Silima (JMS). Menurutnya bergabung di grup diskusi ini akan menambah wawasan kawula muda Karo untuk memahami arti kekaroan.

"Bergabunglah dan berdiskusi di dalam grup-grup karo khususnya JMS, maka ini akan menambah wawasan kawula muda Karo untuk memahami 'Kekaroan' itu sendiri," ujarnya dengan semangat.

Di akhir diskusi, baik Elias, David Haris, dan juga Rheya sangat berharap generasi muda Karo dapat mengekspresikan dirinya dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat positif. Dengan begitu, generasi muda Karo terhindar dari kegiatan-kegiatan negatif, seperti halnya pergaulan bebas yang semakin marak, Narkoba, judi dan lain sebagainya. // //