Beranda / Sajak Sajak Budaya · 3 Februari 2014 Oleh: Renni Handayani Kembaren dan Satria Ginzu Telah lama Kami tinggalkan istana peraduan Nan jauh dari pandangan Kini kami tinggal pergi Kumemandang di kesunyian malam Menerawang hati terdalam Ini bukan impian kami Apa daya, goresan takdir t'lah terjadi Kemarin siang kutatap kosong Memandang jauhnya dirimu Ingatku masa indah dulu Kala kau buatku senang Kagum akan kekokohanmu Amarahmu adalah sebab Kami tinggalkan semua harapan Durkamu adalah akibat Menepis impian agung Tak tau waktu kan kembali Kembali bersahabat denganmu Semua kini t'lah memutih putih Bukan lambang kesucian Tapi mengundang air mata mencekam Kau beri kami berkah lebih Amarahmu tak terkendali Selamatkan diri kami pergi Tak sanggup kami terkungkung Bersanding denganmu tak mungkin Tak mau kami tinggal ingatan Tulis cerita kisah pilu Hanya satu penantian Mentari cerah kan kembali Hati kami lekas ceria Secercah harap tuk bahagia // Iklan