Sirulo Tv: Ngongsi Ndai Kita, Ribu? Kawasan Rawan Bencana
NGGUNTUR PURBA. KABANJAHE. Jumlah pengungsi bencana erupsi Gunung Sinabung terus bertambah. Membludaknya jumlah pengungsi ini dipicu oleh meningkatnya intensitas erupsi serta luncuran awan panas yang semakin meluas dan semakin tinggi dengan jarak luncuran awan panas sudah menuju ke pemukiman warga yang berada di alur atau mulut kawah. Peningkatan aktivitas gunung berapi Sinabung yang terus terjadi berdampak pada meluasnya kawasan rawan bencana sehingga Desa Rimokayu (Kecamatan Payung) terpaksa juga diungsikan kemarin .
Sebelumnya, warga Desa Pintumbesi dan Desa Jeraya (Kecamatan Simpangempat) yang terletak di dalam radius 7 km dari kawah Sinabung telah direkomendasikan untuk diungsikan. Kedua desa ini berada di alur awan panas. Adapun evakuasi yang dilakukan terhadap warga Desa Rimokayu adalah atas pertimbangan debu vulkanik telah menyelimuti kampung mereka.
Bertambahnya jumlah pengungsi adalah karena Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BGPVMBG) merekomendasikan untuk juga mengevakuasi ratusan warga Desa Rimokayu.
Ada juga yang menganggap aneh mengapa Rimokayu direkomendasikan untuk mengungsi sedangkan desa sebelahnya yang sangat dekat dengannya, yaitu Batukarang, tidak direkomendasikan untuk mengungsi. Lebih dari itu, pada hari yang sama saat warga Rimokayu mengungsi, warga Batukarang memeriahkan Kerja Tahun Ngerires. Warga Rimokayu yang diungsikan ke Berastagi[/caption]