2 Kepala Ular Besi Di Frankfurt
Kami naik dari depan, gerbong pertama. Kursi masih banyak kosong jadi kami pilih sendiri tempat duduk. Kursinya nyaman, besar, terlihat mahal dan jarak antar kursi lapang sekali. Mungkin nanti ada juga refreshment dan makanan kecil. Tidak rugilah membayar mahal, sesuai harga dengan kualitas. Beberapa menit setelah kereta berjalan petugas datang memeriksa karcis. Dengan sopan petugas memberitahu, kami harus pindah karena salah gerbong. Tidak masalah, di gerbong kedua juga tak mengapa. Kami pindah. Gerbong berikut adalah restoran baru kemudian gerbong penumpang. Tapi gerbong ini berbeda, kursinya kecil, tidak nyaman dan sesak penumpang. Gerbong berikutnya sama juga. Ternyata tiket kami kelas ekonomi, tadinya kami duduk di first class. Akhirnya kami memutuskan duduk di restoran sambil menikmati wine. Hehehe. Nyaman juga...
Selamat datang Kereta Api Cepat Indonesia meski hanya Jakarta-Bandung. Kami rindu. // //