3 Jam Diguyur Hujan, Lembah Katisan Peceren
Air bercampur lumpur dan pasir menyumbat saluran air. Sempat dibersihkan oleh warga. Namun, karena debit air semakin tinggi karena curahan hujan yang belum berhenti membuat warga kewalahan. Seorang warga sedang membuang air keluar yang menggenangi rumah tinggalnya.[/caption] Penuturan Ina (34) salah seorang warga lainnya, di musim penghujan Lembah Katisan Peceren setiap tahunnya memang langganan banjir. Sudah tradisi. Hanya saja, sampai saat ini, belum ada perhatian serius dari Pemda setempat untuk mengatasinya. "Rata-rata rumah berada di titik banjir. Meski rumahnya terbuat dari triplek, rumah-rumah di sini memiliki lantai dua untuk menyimpan perabotan, terutama barang elektronik, guna menghindari kerusakan disebabkan banjir," tutur Ina.