Cabuli Putri Kandung 7 Tahun, Telaumbanua Menyesal Setelah
"Saya menyesal, Pak. Ampuni saya, Pak," kata ayah beranak 6 ini sambil tertunduk.
Namun, ketika ditanyai mengapa dia nekat mencabuli kedua putrinya yang merupakan darah dagingnya sendiri, ayah bejat ini memilih bungkam dan tidak mau berbicara sepatah kata pun. mengancam akan membunuh putrinya[/one_fourth]
Ketika ditanya lebih jauh mengapa kedua putrinya selama ini tidak mau berbicara kepada siapapun terkait perbuatan tak senonoh yang dilakukanya, Anto mengaku, setiap usai berhubungan intim, ia mengancam akan membunuh putrinya bila berani berbicara kepada orang lain.
"Usai menidurinya, saya selalu beri ancaman akan membunuhnya bila memberitahu kepada orang lain. Supaya tidak hamil, aku beri obat kepadanya," kata Anto.
Sementara menurut Kapolsek Delitua Kompol Anggoro Wicaksono SH Sik MH didampingi Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu SH MH kepada Sora Sirulo mengatakan, tersangka berhasil diciduk di lokasi pabrik peleburan baja PT Golgon (Kecamatan Labuhandeli), tempatnya bekerja sebagai security.
Ditangkapnya tersangka berawal ketika salah seorang putri kandungnya, LKT (18) didampingi seorang pendeta dan beberapa jemaat mendatangi Mapolsek Delitua untuk membuat laporan tentang percabulan yang dialami LKT.
"SYT menjadi budak seksnya selama 3 tahun atau tepatnya mulai pada Tahun 2012 lalu," kata Kanit.