Dialog Pemakzulan Gubsu Gatot
Panitia dialog diketuai oleh drs. H. Datuk M. Subandi BSc didampingi oleh sekretaris sekaligus menjadi moderator Roy Fachraby Ginting SH MKn dengan menghadirkan narasumber diantaranya H.M. Kamaluddin Lubis SH, Dr. Ir. Budi D. Sinulingga MSi, Dr. Kasim Siyo MSi, drs. S.I.S. Sihotang MSi, Syarifuddin Siba SH MHum, Dr. Eron Damanik, dan Ali Yusran Gea SH MKn.
Dalam pemaparannya, para narasumber mengutarakan tentang kinerja Gubernur Sumatera mulai dari yang positif hingga yang negatif. Secara umum dialog mengarah kepada opini pemakzulan Gubernur Sumatera Utara.
Seperti yang diutarakan oleh seorang tokoh, yaitu Bapak Darma Indra Siregar : "Harus ada gerakan untuk menggulingkan Gubsu." dia harus mundur atau diguling-kan[/one_fourth]
Hal senada juga disampaikan oleh mantan Walikota Medan Bachtiar Djafar : "Segala perbuatan atau kinerja pemimpin harus dilandasi oleh moralitas, mental, dan akhlak. Jika pemimpin tidak memilikinya, dia harus mundur atau digulingkan."
Turut juga hadir beberapa tokoh mulai dari kelompok buruh, kelompok tani, Eksponen 66, pers, dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Semua sepakat merealisasikan proses riil pemakzulan Gubernur Sumatera Utara. Gerakan Rakyat Sumatera Utara untuk Pemakzulan Gubernur Sumatera Utara[/one_fourth]
Ada hal yang menarik atas kehadiran seorang aktivis Karo Julianus Sembiring. Dia mengkritik keras moderator dan menuntut mengganti bunyi teks di spanduk agar ditambahkan kalimat “Gerakan Rakyat Sumatera Utara untuk Pemakzulan Gubernur Sumatera Utara”.
"Kiranya forum ini tidak hanya sekedar opini namun harus ada realisasi yang konkrit. Jangan nanti di tengah jalan satu per satu mundur karena alasan tertentu," serunya.
Hingga Pkl. 14.42 Wib, peserta dan para undangan masih tampak antusias mengikuti seluruh acara yang disajikan oleh panitia FORMAD SUMUT. // //