Imka Medan Merevolusi Diri Dalam Berseni
Berbagai pementasan seni baik tari kreasi, ndikkar, tari tradisi, musik tradisional dan busana Karo klasik ditampilkan sebagai wujud penghargaan terhadap seni dan budaya Karo.
IMKA Hukum dan FISIP USU, misalnya, menampilkan tari kreasi Karo modern. IMKA Unimed menampilkan tari peselukken. Sedangkan IMKA FIB USU melalui Grup Etno Siroga menampilkan musik instrumental. Sedang Karo Tracker Community mementaskan tari Perang Haru melawan Gajah Mada Majapahit.
Acara juga dibuka dengan pelantikan pengurus IMKA FISIP USU periode 2015 oleh Rosmiani beru Kembaren. Ia berharap agar IMKA semakin mengedepankan acara yang bermanfaat bagi pengembangan diri mahasiswa bukan hanya sekedar hiburan.
Dosen FISIP USU dan beberapa tokoh juga hadir dalam acara tersebut seperti Robinson Kembaren, Rasudyn Ginting, Maja Purba, Ebeneser Karo-karo, Eben Haezer Ginting dan lainnya. Bungaria Sembiring dalam pemasu-masun nya berharap agar mahasiswa Karo semakin gigih dalam belajar dan mengembangkan budaya Karo.
Eben Haezer Ginting mewakili tokoh politik Karo merasa tersentuh dengan tema yang digadang IMKA tahun ini. Ia menghimbau agar seluruh mahasiswa Karo memantangkan berpulang kalau belum berhasil. Bintang Tamu yang juga vokalis Sanggar Seni Sirulo, Erna br Ginting, menyanyikan Ngampu Ate Tedeh[/caption]
“La kuarap beluh bage anakku e landek maka tehndu,” ujarnya bangga.
“Lebih baik membuat kegiatan seperti ini daripada jatuh ke pergaulan bebas,” kata mereka senada.