Indonesia Tak Tertinggal Dari Belanda Dalam Peringatan Dini Bencana
Implementasi dari Sistem Penyampaian Informasi Kebencanaan ini diharapkan dapat mengurangi kerugian materiil dan korban jiwa yang disebabkan oleh bencana alam.
Kemarin , Kementerian Kominfo meluncurkan program Penyampaian Informasi Kebencanaan di Jakarta. Penyampaiannya akan dilakukan oleh operator seluler sesuai dengan area cakupannya se-Indonesia. Informasi Kebencanaan ini akan diterima oleh masyarakat yang berada di lokasi terdampak bencana dan sekitarnya melalui layanan SMS ( Short Message Service ) dengan menggunakan teknologi berbasis lokasi. //
"SMS akan diterima masyarakat dari operator selambatnya 2 menit setelah operator seluler menerima informasi dari Pusat Penyampaian Informasi Bencana yang dibangun oleh Kominfo," demikian disampaikan di dalam siaran pers Kementrian Kominfo.
Sebagai kelanjutan program ini, setelah bekerjasama dengan BMKG, pada tahun berikutnya Kementerian Kominfo akan bekerjasama dengan lembaga yang memiliki otoritas informasi kebencanaan lainnya seperti :
- Vulkanologi (PVMBG) : untuk informasi terkait gunung berapi
- Kementerian PU: untuk informasi terkait banjir, banjir lahar, tanah longsor, tanah bergerak, kekeringan dan lain lain.
- Kementerian Kehutanan : untuk informasi terkait kebakaran hutan.
- BNPB dan BPBD: untuk informasi penanggulangan bencana.
Untuk moda penyampaian informasi kebencanaan, Kementerian Kominfo juga akan melakukan kerjasama dengan lembaga penyiaran, seperti stasiun televisi dan radio. //