Investor Dan
Cuma nyuruh orang negeri ini kerja. Sementara dia cukup bicara pakai uang dan anak negeri ini hanya diberi uang karena disuruh-suruh kerja. Padahal yang dapat hasil dari kerja kita ya, si investor dan sebagian kita yang kerja.
Mentang-mentang si investor cuma bayar pajak yang hanya milyaran rupiah setiap tahunnya, lantas dia bisa sesuka hati nyuruh-nyuruh anak negeri ini jadi manager, general manager, staf administrasi dan karyawan yang cuma makan gaji upahan 2 kali lipat dibanding gaji PNS negeri ini.
Dasar investor, tahunya cuma menghambur-hamburkan uang di negeri ini. Andai saja dia pergi tinggalkan negeri ini, mungkin kita tidak pula repot oleh investor yang suka hamburkan uang itu. Biar saja hutan kita tetap asri, biar saja asap yang ada hasil dari pembakaran kita sendiri. Kita kan anak negeri, yang tak perlu repot-repot bayar pajak yang gunanya hanya beli alutsista.
// Soal negara mau ada pegawai atau alutsista kan bukan urusan kita. Toh jet tempurnya bukan buat kita bawa jalan-jalan melihat jerapah di kebun binatang. Itu kan bukan buat kita. Itu kan cuma untuk gagah- gagahan tentara saja. Dasar investor, kalau saja kau angkat assetmu, aku pasti sukses. Jauh lebih sukses. Sukses jadi gelandangan pengemis dan miskin di belantara rimba yang asapnya toh tetap juga ada. Iya bukan, teman-teman? // //