Jeruk Asal Medan Beresiko Tinggi Bagi Pedagang Di
Bagaimana tidak? Jeruk keluaran Bali, 1 kotak/ peti berisi 30 kg berani menjual Rp. 150.000 - 200.000 saja dengan perhitungan harga per kilogram adalah Rp. 3.000. Jika jeruk Medan (Jeruk Karo) dijual dengan harga seperti Jeruk dari Bali maka akan terjadi inflasi alias rugi total bagi penjual.
Sering terjadi penurunan harga serta mengalami kerugian pada penjualan jeruk di Tanah Tinggi Tangerang. Namun bukan hanya itu penyebab kerugian. Tetapi, kerugian lain bisa terjadi akibat banyak kiriman jeruk dari Medan yang membusuk ketika tiba di Tanggerang. Kemungkinan ini terjadi karena jeruk dari Medan mulai berkurang dan serangan lalat buah semakin meningkat.
Jika ada jeruk yang telah terkena hama lalat buah masuk ke dalam keranjang jeruk, dia akan mengakibatkan pembusukan yang cepat dan menular kepada jeruk-jeruk yang lainnya. Inilah masalah saat ini bagi para penjual jeruk di Tangerang.