Karo Festival 2015 Meriah Kemarin Semakin Meriah Lagi Hari — Sorasirulo
Sorasirulo

Karo Festival 2015 Meriah Kemarin Semakin Meriah Lagi Hari

Budaya Pariwisata ·
Karo Festival 2015 Meriah Kemarin Semakin Meriah Lagi Hari
Panggung yang didekor dengan gaya arsitektur tradisional Karo mengingatkan pernah berdirinya di Lapangan Merdeka Medan sebuah bangunan tradisional Karo di awal-awal Kemerdekaan RI. Bangunan Karo yang ditemukan pada tahun 1948 di Lapangan Merdeka adalah Jambur Lige yang mirip Kantor Pengadilan Karo di masa kolonial di Pancurbatu. Adapun Kantor Pengadilan ini meniru bangunan Jambur Lige yang pernah ada di Barusjahe di masa Pre Kolonial, tempat Sibayak Raja Berempat Karo bersidang.[/caption] Wisatawan asal Korea turut menikmati pertunjukan kesenian tradisional Karo di atas panggung.[/caption] ALEXANDER FIRDAUST. MEDAN. Serangkaian acara telah digelar dalam acara pembukaan Karo Festival 2015 di Lapangan Merdeka (Medan) kemarin . Diawali dengan Tari Pengalo-ngalo dimana semua panitia dan para aron menari bersama di tengah-tengah Lapangan Merdeka. Sesi acara Tari Pengalo-ngalo ini banyak mengundang perhatian dari media massa, baik media cetak, elektronik, dan media online. Selanjutnya Ketua Panitia, Setia Pandia menyampaikan kata sambutan bahwa pegelaran Karo Festival 2015 resmi dibuka.

Acara lain yang turut digelar setelah Karo Festival 2015 resmi dibuka oleh Ketua Panitia, diantaranya adalah pegelaran Tari Lima Serangkai, Tari Gundala-gundala, penampilan artis-artis Karo seperti Maharani Tarigan, Averiana Barus, Elias Purba, Amsal Sitepu, Anta Prima Ginting, dan Tio Fanta Pinem.

Pada hari pertama Karo Festival 2015 ini juga turut menghadirkan pagelaran Tari Ndikkar, dimana penarinya khusus didatangkan dari Desa Budaya Lingga. Selebihnya ada juga penampilan dari Sanggar Seni Simalem Art. Sementara dari sisi musik diiringi oleh musisi muda berbakat Karo seperti Alex Ginting (keyboard), Yoel Yanto Tarigan (keyboard), dan Jhon Tarigan (kulcapi ). Foto: PERSIRA GINTING[/caption] Tidak lupa pada acara pembukaan Karo Festival ini turut diketengahkan tari Guro-guro Aron yang dibawakan oleh Aron dari Lingga, Aron dari Kampunglalang, Aron dari Padangbulan, juga Aron dari Deliserdang.

Pembukaan acara Karo Festival 2015 dikunjungi kurang lebih 2500 pengunjung yang didominasi oleh kaula muda. Adapun para pengunjung Karo Festival di hari pertama ini bukan hanya dihadiri oleh kaula muda dari Suku Karo, tetapi juga tampak ada beberapa diantaranya berasal dari kalangan kaula muda etnis lain di Kota Medan.

Pegelaran Karo Festival 2015 masih akan terus berlanjut hingga tanggal 29 Agustus 2015 besok. Kegiatan ini dibuka setiap harinya selama 3 hari berturut-turut, yakni mulai Pukul 15.00 - 24.00 WIB.

Untuk hari ini , beberapa kegiatan yang akan diselenggarakan pada Festival Karo 2015, diantaranya Pertunjukan Catur Karo, Tari 5 Serangkai, Penampilan Artis Lokal, Perkolong-kolong, Pertunjukan Tari Roti Manis, dan tari-tarian Karo lainnya yang kesemuanya tidak akan jauh berbeda dengan pada hari pembukaan.

Puncak pagelaran Karo Festival 2015 dipastikan berlangsung besok yang berbarengan dengan Pelantikan Pengurus Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumut. Pada acara puncak ini juga turut menghadirkan berbagai pegelaran seni dan budaya Karo, sekaligus menampilkan artis nasional Aura Kasih dan Trio Kucing. //