Karo Jahe
Sudah bertahun-tahun masyarakat tidak merasakan jalan yang bagus di bagian hulu Deliserdang yang sebagian besar penduduknya adalah dari Suku Karo. Kampung-kampung tradisional Karo di Deli Hulu ini telah ada sejak Jaman Pre Kolonial dan merupakan ulayat Karo yang disebut Karo Jahe.
Seperti pantauan Sora Sirulo di lapangan, jalanan rusak tidak terawat sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat. Ini terlihat baik dari Delitua menuju Namorambe, dari Pancurbatu - Namorambe via Namobintang, ataupun dari Sembahe menuju ke Namorambe; atau di daerah lainnya.
Maraknya proyek Galian C dan kurangnya perhatian pemerintah merupakan penyebab utama dari kerusakan ini. Padahal infrastruktur jalan merupakan aspek utama pembangunan di daerah.
"Perhatian terhadap Karo di Deliserdang sepertinya hanya sebagai penyumbang tanah galian," kata seorang warga yang tinggal di tepi jalan yang sering dilalui oleh dump by dailyprize" href="#7135248"> truck pengangkut tanah Galian C. // //