Kematian Rahma Tanjung, Ayah Wawan Tuduh Polisi Salah
Dalam upaya melepaskan Wawan dari jeratan hukum, sang ayah dikabarkan menghalalkan berbagai cara untuk membebaskan putranya dari segala tuduhan. Cara yang dia tempuh antara lain adalah seperti menyewa kuasa hokum dan membantah fakta pembunuhan sadis tersebut di salah satu media.
"Saya juga heran, koq sekarang pihak keluarga mengatakan polisi salah tangkap. Padahal, tersangka sendiri telah mengakui ia yang membunuh korban dengan cara menusuk leher korban dengan pulpen," kata Kapolsek Delitua melalui Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu SH MH kepada Sora Sirulo .
Polsek Delitua juga telah menggelar pra rekonstruksi , dihadiri oleh sepupu tersangka Santi Aji (48), keluarga korban, Lurah dan Kepling, serta saksi-saksi. Dalam pra rekon ini, pembunuhan terungkap setelah salah satu saksi kunci, L (35) yang sepupu korban, melihat tersangka dalam jarak pandang hanya sekira 5 meter. Dia menyaksikan Wawan keluar dari rumah korban, lalu menggembok pintu, dan selanjutnya, berjalan dengan merapat ke dinding rumah korban agar tidak terlihat oleh warga.
Menurut keterangan saksi itu, sesampai di sebuah gang kecil, tepatnya di samping rumah korban, saksi mata yang sama melihat tersangka menoleh ke kanan dan kiri mengamati situasi. Lalu tersangka berjalan menuju keretanya meninggalkan TKP. Selain ketarangan sepupu korban, ternyata, ayah korban bernama Syamsul Tanjung, sebelum tiba di rumahnya, sempat bertemu dengan tersangka Wawan. Oleh tersangka kemudian menyerahkan payung milik korban yang dibawa dari pabrik tempat mereka bekerja.
"Artinya, pada saat sebelum kejadian, tersangka terlebih dahulu pergi ke pabrik tempatnya bekerja. Setelah melakukan pembunuhan, tersangka kemudian kembali bekerja sehingga kesannya, pada saat kejadian, tersangka sedang berada di lokasi pabrik. Namun, tanpa sepengetahuan tersangka, ternyata ada yang melihat," kata Kanit.
Masih kata Martualesi Sitepu, bahkan, kepada Ustadz H. Sopian Nur Sipahutar yang memberikan siraman rohani kepada para tahanan, tersangka Wawan mengakui langsung kalau ia melakukan pembunuhan terhadap korban Daniar dan mengaku mau bertobat. Alm. Rahma Tanjung semasa hidupnya[/caption]