Kolom Alexander F. Meliala: Calon Bupati Dan — Sorasirulo
Sorasirulo

Kolom Alexander F. Meliala: Calon Bupati Dan

Budaya ·
Kolom Alexander F. Meliala: Calon Bupati Dan
Suasana di sebuah pesta Kerja Tahun Karo. by appsave" href="#51121435"> Foto : Darul Kamal Lingga Gayo.[/caption]

"Tidak kalah patutnya, atau dalam hati saya, yang paling patut diapresiasi ialah anak-anak muda, pemuda dan mahasiswa serta wanita Karo yang tak pernah lelah dan dengan semangat tinggi terus menerus memantapkan kinikaron itu," demikian diungkapkan oleh kila MU Ginting dalam kolomnya yang menanggapi kolom yang saya tulis sebelumnya dengan judul "Konsistensi Kinikaron".

Dari apa yang ditulis oleh kila MU Ginting ini kita dapat melihat bagaimana gesitnya semangat para generasi muda, terlebih-lebih pemuda dan mahasiswa Karo, juga kalangan perempuan Karo dalam rangka menggelorakan kinikaron . Semangat tersebut bukan saja hanya dilakukan melalui media, tetapi juga dapat kita saksikan secara langsung di lapangan dengan semakin meningkatnya jumlah penyelenggaraan seni dan kebudayaan Karo.

Melihat begitu banyaknya acara penyelenggaraan seni dan kebudayaan Karo yang telah terselenggara dan tentu kesemuanya bertujuan dalam rangka pelestarian seni dan budaya Karo itu sendiri, maka patas pulalah kita bertanya, seberapa jauhkah selama ini peran pemerintah dalam rangka pelestarian seni dan budaya tersebut, khususnya dari Pemerintah Kabupaten Karo?

by appsave" href="#51121435">Tidak dapat dipungkiri bahwa seharusnyalah pemerintah yang menjadi stakeholder terdepan dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan kebudayaan-kebudayaan daerah. Bukan cuma itu saja, pemerintah juga seharusnya turut andil dalam membuat acara pergelaran kebudayaan daerah, sekaligus turut memberikan hak paten terhadap setiap kebudayaan yang dimiliki oleh daerah tersebut, baik berupa lagu daerah, tarian, alat musik dan sebagainya. Penari Sanggar Seni Sirulo menunggu giliran tampil.[/caption]

Dalam waktu dekat, masyarakat Kabupaten Karo akan diperhadapkan dengan kehadiran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilangsungkan pada bulan Desember 2015 mendatang. Sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karo, maka mulai tanggal 26 s/d 28 Juli 2015 KPU Karo secara resmi telah membuka Penyerahan Pencalonan dan Syarat Calon bagi bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati usungan Partai Politik yang akan bertarung pada Pilkada tahun ini.

Begitupula sebelumnya, pada tanggal 11 hingga 15 Juni 2015 lalu, sebanyak tiga pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati secara resmi telah mendaftar ke KPU Karo dari jalur perorangan, sekaligus dinyatakan lolos verifikasi tahap pertama.

Patut menjadi pertanyaan bagi kita semua sebagai masyarakat Karo, adakah kemungkinan, diantara calon Bupati dan calon Wakil Bupati yang bakal bertarung dalam Pilkada tahun ini mengusung isu-isu kinikaron dalam kampanyenya untuk diterapkan ketika kelak duduk sebagai memegang tampuk kekuasan di Kabupaten Karo? Ketika masyarakat Karo sendiri sedang gesit dan bersemangat dalam menggelorakan kinikaron , maka tentu ini pantas mendapat dukungan para pemimpin. Sebab, bagaimapun juga, tanpa dukungan nyata dari pemegang tampuk kekuasaan di pemerintahan, semangat yang menggelora akan layu sebelum berkembang.