Kolom Alexander F. Meliala: Lintas Organisasi — Sorasirulo
Sorasirulo

Kolom Alexander F. Meliala: Lintas Organisasi

Budaya Kolom ·
Kolom Alexander F. Meliala: Lintas Organisasi

Terharu dan bangga, perasaan bercampur aduk menjadi satu ketika melihat dan dapat menyaksikan sendiri bagaimana lintas organisasi Karo di Sumatera Utara duduk bersama, berdiskusi, dan bercengkrama dalam pertemuan yang diselenggarakan di Oel Coffee Jl. Candi Mendut No. 5, Medan .

Pertemuan yang digagas oleh Himpuan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) DPD Sumut ini dihadiri oleh paling tidak 5 organisasi berbasis Karo, diantaranya Pemuda Merga Silima (PMS) Sumut, Keluarga Muslim Karo (KAMKA), Barisan Pemuda Karo (BPK), dan Persatuan Catur Karo (Percaka) Sumut, serta HMKI Sumut sendiri sebagai tuan rumah.

Hadir dalam pertemuan ini para ketua , serta pengurus organisasi masing-masing, seperti Ruben Tarigan (Ketua HMKI Sumut), Prof. Dr. Sya'ad Afifuddin Sembiring Mec (Ketua KAMKA), Paham Sebayang (Ketua PMS Sumut ), Jesayas Tarigan (Ketua BPK), dan Rahman Ginting (Bendahara Percaka Sumut). Persatuan dan Kesatuan Karo[/one_fourth]

Berbagai hal turut menjadi pembicaraan dalam pertemuan ini. Mulai dari membicarakan bagaimana cara menggalang persatuan dan kesatuan sesama organisasi Karo ke depannya. Persatuan dan kesatuan dianggap dapat menjadi penyalur aspirasi warga Karo secara masif, baik di tingkat Sumut maupun Indonesia.

Selain itu, dalam pertemuan turut digagas bagaimana seluruh organisasi yang hadir pada pertemuan dapat secara bersama-sama menyukseskan kegiatan Karo Festival 2015 yang digagas oleh HMKI Sumut di Lapangan Merdeka Medan pada 27-29 Agustus mendatang.

Pada pertemuan lintas organisasi Karo disepakati agar pertemuan-pertemuan berikutnya dapat dilakukan secara berkesinambungan dan bergiliran oleh setiap organisasi Karo yang hadir maupun yang belum dapat hadir pada kesempatan itu.

Meski seluruh gagasan-gagasan yang muncul dalam pertemuan tersebut hanya masih sebatas wacana, namun paling tidak, ini telah memberikan secercah harapan baru untuk masa depan Karo yang lebih baik. Hal tersebut tergambar dari bagaimana para pengurus dan anggota dari masing-masing orgnasisasi lintas masyarakat Karo ternyata memiliki pandangan yang sama, yakni sama-sama ingin memberikan sumbangsih pemikiran dan tenaga dalam rangka memajukan Karo.

Tentu, ketika seluruh potensi yang dimiliki masing-masing organisasi, baik dari segi pemikiran dan tenaga tersebut dapat disatupadukan, maka hal ini akan menjadi suatu kekuatan baru yang mendorong percepatan perbaikan-perbaikan berbagai lini di pada masyarakat Karo yang selama ini dianggap sudah mulai tertinggal.

Harapan atau merupakan suatu bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian yang akan bebuah kebaikan di masa mendatang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, di batin dan dijadikan sugesti agar terwujud.

Semoga harapan akan kemajuan masyarakat dan budaya Karo di masa depan memang benar-benar dapat terwujud seiring dengan bersatunya warga Karo seperti spirit yang tampak pada pertemuan lintas organisasi Karo yang berlangsung di Oel Coffee kemarin. // //