Kolom Bastanta P. Sembiring: Algojo
Bergentayangan di sana-sini, setiap waktu dan siap untuk mengeksekusi atau sekedar melontarkan gertak sambal, mencaci, dan yang buruk lainnya.
Algojo-algojo atau tukang pukul atau biasa kita katakan biang perburu dalam diskusi ini memang sering kali membuat yang lainnya malas untuk turut dalam diskusi. Tanpa mau memahami bahkan tidak perlu membaca topik, mereka siap untuk menyerang dan membunuh karakter orang yang beseberangan dengan pemikirannya.
Si motu , si bodoh, si atheis, si rasis, si separatis, dll. Semua tuduhan kejinya dilontarkan untuk membendung keinginan orang yang berpendapat. Tentunya ini dilontarkan kepada mereka yang tidak sejalan dengan tujuan dan pemikiranaya. Inilah yang sering saya katakan upaya untuk membunuh emansipasi pemikiran di Karo. Apakah tujuan mereka? Yang pasti, tidak ingin kekaroan itu berkembang secara mandiri, lepas dari bayang-banyang tuan mereka. Jadi, topiknya semakin berkembang dan jelas.