Kolom Bastanta P. Sembiring: Anak Beru
Ayah saya menikahi ibu saya dari jabu (keluarga) Ginting, maka kami sekeluarga merupakan anak beru di keluarga Ginting. Atau, misalkan satu saat saya menikahi perempuan dari keluarga Ginting, maka saya dan keturunan saya menjadi tegun anak beru dalam keluarga Ginting tersebut. Dalam setiap hajatan keluarga Ginting, saya dan keluarga saya memposisikan diri sebagai kelompok pekerja atau anak beru . Foto: Juara R. Ginting[/caption] Dalam kehidupan sehari-hari Suku Karo, anak beru ini bukan hanya sebagai kelompok pekerja dalam pesta saja, namun kelak juga bertanggungjawab atas segala permasalahan yang terjadi di keluarga kalimbubu nya, yakni kelompok yang anak daranya diambil (pemberi) atau dalam hal ini seperti contoh sebelumnya adalah keluarga Ginting. Bahkan dahulu, tegun anak beru dalam kuta (perkampungan Karo) dipersenjatai, hal ini bertujuan untuk melindungi keberadaan dan aset-aset kelimbubunya dari gangguan pihak luar.