Kolom Joni H. Tarigan: — Sorasirulo
Sorasirulo

Kolom Joni H. Tarigan:

Ekonomi ·
Kolom Joni H. Tarigan:

Cara pandang kita itu menentukan sikap dan juga menentukan tindakan yang akan kita lakukan. Tentunya pada ahirnya adalah menentukan hasilnya. Dalam hal ini, cara pandang saya terhadap lingkungan secara umum dipengaruhi oleh 3 bagian : perkembangan ekonomi, sosial dan politik.

Dari perkembangan terahir saya melihat ini:

  1. Penghapusan PPN untuk produk pesawat, kereta api, kapal beserta spare part-nya.

    Ketika tahu poin ini, saya membayangkan bahwa B.J. Habibie kalau ditanya pendapatnya , dia akan berapi-api memaparkan bagaimana dia menyetujuinya. Indonesia punya perusahaan strategi pesawat, kereta dan kapal. Penghapusan PPN tersebut akan menjadi biaya produksi yang turun signifikan sehingga mampu bersaing dengan produk luar.

    Jika ini terjadi, maka permintaan produk kapal, kereta dan pesawat akan meningkat. Peningkatan ini akan memerlukan penambahan kapasitas produksi, dan tentunya memerlukan SDM. Lapangan kerja akan tercipta.

    Produk ini di dalam negeri saja sudah cukup pasarnya, apalagi diexport. Industri pendukung juga harus didirikan, dan lagi SDM akan ditambah. Perasaan saya seperti ketika saya menggendong anak kami pertama kali.

    1. Proyek Infrastruktur dan bangunan bendungan

      Selain tenaga kerja yang sangat banyak, dampaknya juga akan sangat besar. Tranportasi yang lancar bisa menekan biaya logistik, sehigga pertukaran barang dan jasa lancar. Bendungan yang banyak akan mampu menyediakan kebutuhan air untuk kebutuhan sehari-hari.

      Selain itu, kebutuhan untuk irigasi akan lebih mempercepat tercapainya swasembada pangan. Listrik juga bisa didapat. Penangkaran ikan juga bisa dilakukan. Ah, ini akan sangat hebat.

      1. Reformasi Perijinan

        Banyak proyek sebenarnya investor itu terkendala di bagian ini. Selain ijin yang lama, ternyata diikuti biaya yang tidak murah. Yang menyedihkan, biaya yang mahal itu tidak masuk ke kas negara. Jika ini berhasil direformasi maka akan tumbuh investasi yang sangat besar di berbagai sektor, dan tentunya serapan tenaga kerjanya akan sangat besar. Ini luar biasa.

        1. Rupiah yang menguat dan rencana penurunan suku bunga bank

          Pagi ini saya dengan semangat mengatakan kepada istri "ma, rupiah sudah Rp.14.000". Saya padahal bukan pedagang konvensional bukan juga pedagang saham. Tetapi, saya melihat ini hal yang baik untuk meningkatkan dukungan masyarakat terhadap niat baik pemerintah merevolusi mental bangsa ini.

          Penurunan suku bunga bank juga menjadi penting bagi saya. Saya merasa saya perlu punya nilai ekonomi yang baik untuk berinvestasi. Oh ya, saya ini semakin gila karena ingin memiliki sebuah perusahan yang mampu semakin membantu orang lain lebih baik.

          Ah, semakin hari semakin semangat untuk terus berbuat. Di tahun 2025, saya akan berusia 61 tahun. Saya punya bayangan mau ke mana anak saya dan generasinya akan berlayar. Jika Tuhan berkenan, di usia 61 tahun nanti saya masih bisa menyaksikan atau bahkan masih berperan dalam kejayaan DEMOGRAFI-NKRI.

          Perubahan itu jika hanya sebatas untaian kata, itu namanya angan-angan, 'DO MANY THINGS!". // //