Kolom Joni H. Tarigan: Mery
Bukupun sudah saya siapkan. Akan tetapi, ternyata tidak seperti yang saya bayangkan. Ketika perjalanan sore, karena jalan yang menurun dan berkelok-kelok seperti dari Berastagi menuju Medan, ternyata tidak bisa membaca. Mata yang pegal dan pusing. Sehingga saya sama sekali tidak bisa membaca.
Saat pagi, karena perjalan menanjak, seperti dari Medan menuju Berastagi, ternyata cahaya belum cukup untuk membaca, ditambah lagi di sisi kiri jalan banyak pepohonan.
Saya bisa mulai membaca kira-kira 30 menit menjelang sampai di tempat kerja. Begitula setiap hari saya punya waktu setengah jam membaca buku. Buku "Langkah Sejuta Suluh'" Merry Riana yang kira-kira 400an halaman saya selesaikan baca dalam waktu 8 hari.
Dari buku inilah saya kemudian mencoba mencari imformasi lain tentang Merry Riana ini. Membaca bukunya sangat menggugah kita untuk terus berjuang. Untuk membangun generasi muda Indonesia, Merry Riana punya program yakni Merry Riana Campus Ambassador .