Kolom Joni H. Tarigan: Sesuatu Diantara Ahok Dan Abraham
Saya sangat bersyukur karena kemarin belum sempat menuliskan tentang ini tetapi sudah saya tuliskan judulnya di group ini sehingga ingat lagi. Semoga apa yang saya paparkan ini bisa menimbulkan suatu arti bagi kita. Saya akan mulai dari cuplikan ini: Ahok foto bersama reporter Sora Sirulo Johra Hoggendoorn di Bandara Schiphol, Amsterdam.[/caption] "Ke dua, sejak kecil saya melihat bagaimana bapak saya dengan mudahnya membantu orang. Bahkan dia rela untuk berhutang demi bisa membantu rakyat. Secara perlahan saya pun jadi ikut mencontoh papa. Papa saya mengatakan bahwa jika saya suka lawan pejabat dan suka bantu orang miskin, lebih baik jadi pejabat saja karena kita tidak akan pernah punya cukup uang untuk bantu orang miskin. Misalnya 1 milyar kita bagikan kepada masyarakat masing-masing 500 ribu, hanya akan cukup dibagi untuk 2000 orang. Mereka pasti juga akan kembali jadi miskin. Tapi jika saya gunakan 1 milyar itu untuk berpolitik merebut APBD, saya bisa menguasai anggaran APBD (yang juga merupakan uang rakyat) dan dapat membuat kebijakan-kebijakan yang bisa mendatangkan KEADILAN SOSIAL. Karena pengalaman pahit pribadi, beban sosial di nurani saya, dan keyakinan di atas, saya putuskan untuk berpolitik." (Selengkapnya klik DI SINI )
Dalam artikel yang pernah saya tulis juga di group ini, saya pernah menyampaikan "jika keinginan kita menjadikan orang lain lebih baik sebagai motivasi, maka kita takkan pernah menyerah untuk berbuat untuk kebaikan". Abraham Lincoln semasa remaja[/caption]