Kolom M.u. Ginting:
Sejak semula sudah terlihat adanya keharmonisan kombinasi ini antara Jokowi dan JK, sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI. Mudah-mudahan bisa berjalan terus dan keduanya bisa saling menunjang kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Sangat jarang memang terjadi bahwa seorang extrovert bisa mengerti seorang introvert dan begitu juga sebaliknya. Tetapi dengan pesatnya perkembangan dan perluasan ilmu 'psikologi untuk semua', kombinasi dua kharakter yang berkebalikan ini semakin menunjukkan keharmonisan yang menguntungkan bagi perkembangan hubungan sosial kemanusiaan seluruh dunia. menikmati langgam kepemimpinan introversinya[/one_half]
Jokowi kelihatannya harus menambah sifat narcis positifnya seperti yang pernah dilakukan oleh introvert Steve Jobs dalam tugas sehari-hari, dan telah membuktikan keberhasilannya dalam memimpin organisasinya yang begitu besar. Jokowi punya organisasi yang lebih besar (RI), tetapi dia juga bisa berhasil bagus, sehingga 200 juta lebih rakyat Indonesia bisa lebih yakin dan lebih bahagia menikmati langgam kepemimpinan introversinya dengan tambahan extra narcis positif dalam bersikap walaupun sifat ini pada umumnya hanya dimiliki oleh orang-orang extrovert.
Orang-orang extrovert Wall Street telah menyalahgunakan sifat narcis (ngatif) dalam memperburuk situasi finans dunia abad lalu dan permulaan Abad 21, tetapi kaum introvert menggunakan narcis positif supaya instruksi pimpinan bisa jalan ke semua tingkat organisasi seperti contoh Steve Jobs itu. Ratna Sari beru Tarigan adalah juga penari Sanggar Seni Sirulo (Medan) (lihat vieo di bawah dan pernah bergabung dengan Kelompok Musik Karo di Belanda TARTAR BINTANG sebagai penabuh gendang ketteng di Museum Etnologi Leiden.[/caption]