Kolom M.u. Ginting:
Masuk akal sekali kalimat yang dituliskan oleh PP ini. Bahwa ini sudah dituliskan, juga pastilah juga mengandung arti rasa tanggungjawab untuk menuliskan apa yang dianggap benar dan bisa jadi pencerahan bagi yang lain sesama manusia. Dengan perkataan lain, menuliskan apa yang harus dituliskan.
Terutama bagi kita orang Karo sekarang yang sudah 'berjanji' mengambil tugas pencerahan dalam soal kulturnya demi keeratan saling hubungan dengan semua kultur yang berbeda, dan mensinergikan semua kekuatan kultur itu jadi kekuatan nation Indonesia.
Sora Sirulo adalah salah satu tabloid Karo yang dengan gigih mengambil tugas dan tanggungjawab itu demi pemahaman yang lebih luas soal kultur Karo dan saling hubungannya dengan semua kultur suku-suku lain dalam saling mengakui, saling menghormati dan saling menghargai sesama suku/ kultur.
Walikota Medan Dzulmi Eldin mendukung sepenuhnya ide penerapan saling hubungan kultur ini. Wakil Gubsu Erry Nuradi tak mau kalah. Dia hadir 100% di Kerja Tahun Karo Medan 2015 yang baru saja dilaksanakan.
Mari anak-anak muda, pemuda dan wanita Karo. Tunjukkan terus kemampuan kita bertanggungjawab. Omongkan apa yang harus diomongkan. Tulis apa yang harus ditulis, dan laksanakan apa yang harus dilaksanakan. Jangan menanti dan mengharapkan yang lain akan katakan. Tuliskan atau bikin untuk kita. Perkolong-kolong Nelly br Sembiring di Kerja Tahun Kota Medan 2015[/caption]