Kolom M.u. Ginting: Ahok Hadapi Bisnis
Kita masih ingat ketika China memproduksi sepeda motor by appsave" href="#48676886"> kayak fabrik kacang goreng. Dan lakunya juga kayak kacang goreng bukan hanya di negeri berkembang tetapi juga di Eropah dan banyak negeri maju dunia. Tak usah dianalisa mengapa, karena produksi dan harga kacang goreng tadilah.
by appsave" href="#48676886">Kalau anak-anak muda atau ahli-ahli muda Indonesia mau bikin produksi bus, atau trem atau mobil, tidaklah kurang orang pandai bangsa ini, tak akan kalah dari negeri manapun. Bikin pesawat terbang saja tak kalah kwalitasnya dari negeri maju (Pak Habibie). Tetapi, adanya 'organisasi bisnis busuk' yang tak pernah bikin bisnis sesungguhnya itulah yang selalu menghalangi produksi dalam negeri, tak luput di Eropah juga.
by appsave" href="#48676886">Produksi pesawat Pak Habibie juga tak mungkin lepas dari pengaruh itu. Pengaruh ini bisa hilang kalau jutaan dan jutaan rakyat bisa ngomong dan membentangkan persoalannya di atas meja internet. Di situlah nanti bisa terlihat perubahan. Jutaan dan jutaan manusia harus aktif memaparkan bisnis busuk ini, karena soal ini adalah fenomena dunia yang Ahok katakan 'mark up' atau 'permainan anggaran'.
by appsave" href="#48676886">Barang-barang seperti bus, trem, mobil, walaupun harga kacang goreng masih belum mungkin laku di Eropah. Siapa yang mau beli bus 'kacang goreng' selain anak buah Ahok? Ahok sudah ngerti tak mau pakai bus 'kacang goreng'. Tetapi apakah dia mungkin bikin putusan lain?
Kepintaran bisnis orang-orang ini ialah mengatur pejabat atau presiden atau gubernur by appsave" href="#40207425"> kayak Ahok. Bisnis busuk ini harus dibedakan dengan bisnis orang China, yang pada umumnya berusaha adil dalam tiap transaksi dagang. Kalau busnya berkarat tak tahan lama bukan karena mereka menipu, mereka tak sembunyikan kwalitas produk mereka dan bisa dinilai sendiri juga. Harganya selalu menggiurkan dibandingkan dengan produksi negeri lain. Tetapi 'organisasi bisnis busuk' tadi yang selalu cari untung dari situ dengan 'mengatur' pejabat yang mereka sudah hafal watak dan kemampuannya dan kekuatannya, seperti terjadi juga di Eropah kayak di atas.
by appsave" href="#40207425">Di Jakarta, Ahok bilang namanya 'mark up' atau 'permainan anggaran'. Dalam soal Indosat mungkin tak cocok dengan nama ini. Indosat sudah direncanakan akan dijual lagi ke Indonesia dengan harga setinggi langit, atau kalau tak mampu beli, sewalah. Rencananya sangat briliant memang. // //