Kolom M.u. Ginting: Angela
Arus pengungsi akibat perang di Syria/ Irak pada dasarnya memperlihatkan kepentingan 2 aliran di dalam Islam; yaitu Sunni yang dipimpin Saudi Arabia dan Shiah di bawah pimpinan Iran. Kepentingan lainnya pertama ialah dari zionis Israel, dan kepentingan politik Putin juga ada di dalamnya. Arus pengungsi ke Eropah terutama ke Jerman dan Swedia telah menimbulkn berbagai krisis politik di 2 negeri ini. Di sini telah lama muncul partai-partai yang semakin kuat bersifat nasionalis dan, dengan arus pengungsi sekarang, partai-partai nasionalis ini sangat drastis bertambah kuat.
Di Swedia, partai ini (sudah menjadi partai ke 3) menyerukan pemilihan baru karena krisis pemerintahan itu, tetapi partai-partai lain dengan segala daya upaya menghindari pemilihan baru maupun pemilihan umum untuk mendengarkan suara rakyat bagaimana keinginan umum soal arus pengungsi. Semua partai lainnya merasa akan celaka kalau dibikin pemilihan sekarang, baik dalam soal legislatif maupun dalam soal suara mendukung atau menentang politik pengungsi pemerintah sekarang ini. Dari segi pihak statistik juga menyatakan kalau ada pemilihan sekarang maka SD (partai nasionalis baru) ini bisa jadi akan menduduki tempat teratas dalam jumlah suara pendukung diantara semua penduduk Swedia. Ini adalah ancaman yang sangat mengerikan bagi semua partai mapan lainnya. Apalagi sudah terbukti jelas bahwa ’pengungsi’ ini hanya sepertiganya yang berasal dari Syria/ Irak, selebihnya atau dua per tiganya adalah pengungsi sosial atau pengungsi cari hidup yang lebih lux terutama karena pilihannya ke Jerman atau ke Swedia. Mereka tak mau, atau tak pernah pilih ke negara lain.